Indonesia Pintar Tunjang Kualitas SDM Pendidikan di Riau

Selasa, 20 Desember 2016 | 12:47
Gubri menandatangani Spanduk Tidak ada Toleransi kekerasan perempuan saat ikuti Senam Anak Jujur dalam Rangka Festival HAKI Bidang Pendidikan di CFD Jl Diponegoro
PEKANBARU, RIAUGREN.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalui Gubernur Riau Ir. Arsyat Juliandi Rahman akan berupaya dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) baik dari kualitas maupun kuantitas dunia Pendidikan dan tenaga pendidik di Riau. 

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memberi fasilitas yang cukup serta diiringi dengan pembangunan di sektor pendidikan yang berkualitas. Hal tersebut tentu harus didukung dengan pengembangan kurikulum, sarana pendidikan, pengembangan dan mempersiapkan materi belajar, serta memberikan pelatihan terhadap tenaga pendidik untuk dapat menyeimbangkan dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini.

Dengan meningkatkan SDM berkualitas diharapkan nantinya Riau mampu mewujudkan pendidikan yang bermutu dan memiliki daya saing, langkah tersebut dilakukan dengan pengembangan kurikulum untuk tenaga didik dan sistem evaluasi dari tenaga pendidik, melalui perbaikan sarana pendidikan, pengembangan teknologi dan pengadaan materi belajar serta meningkatkan pelatihan bagi tenaga pendidik.

Ir. Arsyat Juliandi Rahman menjelaskan, Untuk mendapatkan tenaga didik yang bermutu merupakan syarat mutlak lahirnya sistem dan praktek pendidikan yang berkualitas, maka hampir semua bangsa di dunia saat ini terus mengembangkan kebijakan yang mendorong keberadaan tenaga didik yang berkualitas. Pendidikan yang bermutu tergantung pada keberadaan guru yang bermutu, yaitu tenaga pengajar yang profesional, sejahtera, dan bermartabat.

"Sudah merupakan pendapat umum bahwa kemakmuran suatu bangsa berkaitan erat dengan kualitas atau mutu pendidikan bangsa yang bersangkutan. Bahkan, lebih spesifik lagi, bangsa-bangsa yang berhasil dalam mencapai kemakmuran dan kesejahteraan saat ini adalah bangsa yang melaksanakan pembangunan berdasarkan strategi pengembangan dari sumber daya manusianya yang berkualitas," ujar Gubri.

Pengembangan Sumber Daya Manusia, dari aspek pendidikan berarti mengembangkan pendidikan baik aspek kuantitas maupun kualitas. Aspek kuantitas menekankan pada perluasan sekolah sehingga penduduk memilki akses untuk bisa mendapatkan pelayanan pendidikan tanpa memandang latar belakang kehidupan mereka. 

Sementara dari sesi kualitas, pengembangan Sumber Daya Manusia berarti pendidikan dalam hal ini kualitas sekolah harus selalu ditingkatkan dari waktu ke waktu. Kualitas sekolah memiliki tekanan bahwa lulusan sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki kemampuan yang relevan dan diperlukan dalam kehidupannya.
Peningkatan mutu pendidikan melalui standarisasi dan profesionalisasi yang sedang dilakukan dewasa ini menuntut pemahaman berbagai pihak terhadap perubahan yang terjadi dalam berbagai komponen sistem pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau, Kamsol, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan dan merancang program untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Riau. Program yang dibuat ini sudah dijalankan dan tepat untuk melahirkan SDM yang berkualitas.

Beberapa program yang dijalankan juga masuk dalam program Nasional, diantaranya program "Indonesia Pintar " melalui Wajib Belajar 12 tahun bermutu bebas pungutan.

Meningkatkan produktifitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Membangun sejumlah science dan technopark di kawasan politeknik dan SMK-SMK dengan prasarana dan sarana dengan teknologi terkini.

"Mutu pendidikan dicerminkan oleh kompetensi lulusan yang dipengaruhi oleh kualitas proses dan isi pendidikan. Untuk itulah perlu dilakukan perubahan dan program yang dapat memberikan kualitas SDM kita," kata Kamsol. 

"Perwujudan proses pendidikan yang berkualitas dipengaruhi oleh kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana, kualitas pengelolaan, ketersediaan dana, dan system penilaian yang valid, obyektif, dan tegas. Oleh karena itu perwujudan pendidikan yang bermutu harus didukung oleh isi dan proses pendidikan yang memenuhi standar, pendidik dan tenaga kependidikan yang memenuhi standar kualifikasi akademik dan kompetensi agar berkinerja optimal, serta sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan yang memenuhi standar," ujarnya. (adv/hms)


BERITA LAINNYA
Pulau Jemur, Woww…. Indahnya…!
Senin, 13 Februari 2017 | 12:22
Menpar Tetapkan Bono Sebagai Destinasi Kelas Dunia
Jumat, 03 Februari 2017 | 11:23
Gubri: Riau Harus Bebas Asap
Senin, 23 Januari 2017 | 17:41
Peran Media Sukseskan Riau Menyapa Dunia
Kamis, 22 Desember 2016 | 11:59
Program 'Jemput Bola' Permudah Masyarakat Rohil
Minggu, 20 November 2016 | 14:43
BERIKAN KOMENTAR
Top