Program 'Jemput Bola' Permudah Masyarakat Rohil

Minggu, 20 November 2016 | 14:43
Bupati Rohil Suyatno lauching mobil pelayanan keliling Disdukcapil Rohil
ROHIL, RIAUGREEN.COM - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Rokan Hilir sudah bekerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setiap tahunnya selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik serta memberikan kemudahan dalam setiap pengurusan yang berkaitan dengan Disdukcapil. Segala perbaikan dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Rohil.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Rokan Hilir Basaruddin menjelaskan, sesuai dengan  Peraturan Menteri tanggal 12 Mei 2016  No.471/1768/SC tentang Percepatan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik dan Akta Kelahiran, Disdukcapil  telah memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam persyaratan pengurusannya.

Selain itu, dalam percepatan dan memberikan kemudahan dalam kepengurusan KTP  Elektronik, pada tahun 2015 Disdukcapil telah melakukan program "Jemput Bola" atau pelayanan keliling dengan menggunakan mobil yang telah disiapkan pemerintah daerah. Pelayanan tersebut dilakukan ke setiap kecamatan.

Jika sebelumnya persyaratan dalam mengurus KTP harus melampirkan surat pengantar dari RT, Datuk Penghulu/Lurah, serta Surat dari kecamatan.namun saat ini masyarakat cukup hanya dengan membawa salinan (foto copy) Kartu Keluarga dan langsung dapat melakukan perekaman di Disdukcapil.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Rokan Hilir Basaruddin


Pelayanan tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang jauh dari Kabupaten dan hal tersebut sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang menyebutkan bahwa Disdukcapil bukan hanya melayani masyarakat lagi namun harus 'menjemput bola' ke setiap Kecamatan.

"Sekarang Disdukcapil bukan lagi hanya melayani masyarakat di kantor, namun kita sebagai pelayan dengan cara mengadakan Program Jemput Bola atau Pelayanan Keliling ke kecamatan. Untuk menjemput berkas bagi masyarakat yang ingin mengurus baik itu KTP maupun KK," ungkapnya.
 
Namun dalam program pelayanan keliling  tersebut, Disdukcapil  hanya bersifat menjemput berkas dari masyarakat. Selanjutnya berkas tersebut akan dibawa ke kantor Disdukcapil untuk melakukan pencetakan karena  pencetakan E KTP hanya bisa dilakukan di Kantor Disdukcapil. Hal tersebut dikarenakan semua proses pencetakan menggunakan jaringan online.

Dalam perbaikan pelayana kedepannya, Disdukcapil beserta Pemerintah Pusat  telah mempunyai perencanaan untuk  mempersiapkan mobil pelayanan yang  dilengkapi dengan mesin pencetak KTP Elektronok serta lengkap dengan seluruh jaringannya. Agar dalam program layanan keliling KTP langsung bisa jadi di tempat. Hal  tersebut sesuai dengan  hasil rapat  di Kementerian Dirjen Kependudukan.

Sementara itu ,untuk saat ini Disdukcapil dalam pelayanan pencetakan KTP Elektronik,  dalam satu hari hanya mampu mencetak 150 KTP. Hal tersebut dikarenakan adanya alat pencetak yang rusak. Disdukcapil sendiri memiliki 4  mesin percetakan, 1 mesin  rusak, 2 mesin dipakai, sedangkan 1 mesin lagi disimpan untuk cadangan.
 
Disdukcapil dalam Peningkatan Pelayanan dalam percepatan KTP Elektronik tersebut diantaranya; dalam program jemput bola/pelayanan keliling, mobil jenis Bus yang disediakan pemerintah kurang efektif dalam penggunaannya ke daerah kecamatan.

Hal tersebut dikarenakan sebagian daerah kecamatan jalannya rusak dan sulit untuk dilalui dengan menggunakan mobil jenis Bus. Selain itu, biaya operasinya juga cukup besar, apalagi seperti saat ini anggaran daerah sangat terbatas.
Sementara kendala di Kecamatan sendiri antara lain yakni, alat perekam di kecamatan sebagian ada yang telah rusak dan kerusakan  alat perekaman  tersebut telah dilaporkan Disdukcapil ke pusat untuk diperbaiki namun hingga saat ini belum ada instruksi dari pemerintah pusat. Karena Alat Perekam tersebut masih dalam tanggung jawab pusat.

Selain itu,adapun kendala lain dalam pelayanan perekaman E-KTP yakni masalah jaringan sewaktu perekaman.hal tersebut dikarenakan listrik yang sering mati serta arus yang tidak stabil.dengan matinya aliran listrik maka jaringan pun akan ikut mati.

Dinas Kependudukan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusannya akte,adapun persaratan dalam mengurus Akte Kelahiran tersebut yakni  Kartu Keluarga, KTP orang tua, Surat Nikah, Surat keterangan dari Bidan, KTP  Saksi, surat pengantar dari Penghulu/Lurah, bahkan Surat dari Kecamatan.

Namun dalam memberikan kemudahan bagi Masyarakat, saat ini untuk mengurus Akte kelahiran masyarakat cukup  hanya membawa  KK, KTP Elektronik  kedua orang Tua. Surat Keterangan dari  Bidan serta  Surat Nikah. "Tidak perlu lagi Surat pengantar  dari Penghulu maupun Kecamatan," ujar Basarudin, Kepala Disdukcapil Kabupaten Rokan Hilir. (adv/hms)


BERITA LAINNYA
Gubri: Riau Harus Bebas Asap
Senin, 23 Januari 2017 | 17:41
Peran Media Sukseskan Riau Menyapa Dunia
Kamis, 22 Desember 2016 | 11:59
Program 'Jemput Bola' Permudah Masyarakat Rohil
Minggu, 20 November 2016 | 14:43
Sektor Perikanan Mampu Dongkrak PAD Riau
Jumat, 28 Oktober 2016 | 19:24
BERIKAN KOMENTAR
Top