• Home
  • Advertorial
  • Tingkatkan Mutu Olahraga di PON, Pemprov Riau Dorong Atlet Terus Berprestasi

Tingkatkan Mutu Olahraga di PON, Pemprov Riau Dorong Atlet Terus Berprestasi

Senin, 26 September 2016 | 11:21
Gubri H Arsyadjuliandi Rachman didampingi Ketua Koni Riau, Kadispora, Kaban Penghubung saksikan Pertandingan cabang Takraw Provinsi Riau pada PON XIX di Provinsi Jawa Barat .
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Dalam peningkatan mutu olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus membenahi Sumber Daya Manusia (SDM) atau atlet di masing-masing cabang olahraga. 

Saat momen Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tahun 2016, Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman menyampaikan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Narawi mengangkat tagline "Ayo Berolahraga Indonesia Sehat" ini mengajak masyarakat untuk menggelorakan olahraga. 

"Kita ingin olahraga ini dapat memasyarakatkan masyarakat, dan bisa menciptakan sumber daya manusia yang handal dan sehat. Kalau sudah sehat akan banyak yang dilakukan untuk hal-hal positif meraih prestasi," harap Gubri.  

Tak hanya itu, Gubri juga mengharapkan agar atlet-atlet Riau dapat menciptakan sport sains. Dimana seorang atlet tidak hanya mencapai prestasi dengan fisiknya saja, namun bisa mendalami ilmu olahraga yang digelutinya. 

"Dengan begitu, para atlet bisa menularkan kemampuannya ke lingkungan terdekatnya, seperti keluarga dan masyarakat.  Kalau dia (Atlet) mengusai ilmu cabang renang, hendaknya tularkan dan latih masyarakat. Agar masyarakat bisa membudayakan hidup sehat," ujarnya.

Selain itu bentuk motivasi, Pemprov Riau sejauh ini juga telah banyak memberikan penghargaan dan uang pembinaan sebagai penyemangat atlet dan pelatih untuk terus berprestasi di bidang olahraga.

Misalnya saja saat memperingati HAORNAS, Pemprov Riau memberikan sebuah semangat kepada para atlet, pelatih dan pembinan olahraga yang berprestasi berupa uang tunai, yang diserahkan langsung oleh Gubri Arsyadjuliandi Rachman dan jajaran Forkompinda Riau lainnya. 

Sebagai dorongan moral, Gubri juga selalui memberi semangat kepada atlet dengan menghadir iven-iven olahraga tingkat kabupaten/kota di Provinsi Riau. Misalnya saja baru-baru ini Gubri menghadiri acara pelepasan peserta sepak bola di Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul. Kemudian, menghadiri sekaligus memberi semangat kepada atlet yang berjuang di  PON Jawa Barat (Jabar). 

Dalam perhelatan akbar PON Ke XIX Jabar tahun 2016, Pemprov Riau dalam hal ini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau optimis bisa masuk 10 besar. 

"PON Jabar minimum kita bisa mempertahankan dari prestasi sebelumnya pada PON Riau 2012 silam. Kalau tidak bisa ditingkatkan, paling tidak kita harap bisa masuk 10 besar. Informasi dari KONI, kesiapan akhir PON Jabar, 10 besar yang ditargekan KONI Riau," kata Gubri. 
Meski demikian, Andi Rachman sapaan akrab Gubri, berharap apa yang disampaikan KONI itu target terendah, bukan target optimis. "Mudar-mudahan target optimis yang disimpan KONI ini bisa tercapai," harapnya. 

Disinggung soal bonus bagi atlet berprestasi di PON Jabar, Gubri mengatakan pemerintah pasti akan memberikan. Apalagi para atlet telah berjuang membawa nama baik daerah di kanca nasional. 

"Istimanya PON kali ini, dimana atlet yang akan bertanding asli putra putri daerah Riau. Kita tidak ada lagi mengimpor atau mencari atlet dari daerah lain, semua murni dari Riau. Yang ada sebagian atlet kita diambil oleh daerah lain. Sebenarnya kita sudah menunjukan SDM kita pada MTQ kemarin di Lombok, yang 100 persen anak Riau semua," 

Menurut Gubri, lebih baik anak Riau mendapat pengalaman di ajang nasional, daripada harus mengimpor atlet tapi anak-anak Riau tidak dapat apa-apa. 

"Jadi itu perlu kita sepakati bersama agar anak-anak Riau bisa belajar, dan mengembangkan bakatnya. Riau tidak akan beli atlet luar dalam menghadapi PON XIX 2016, semua yang diturunkan wajib atlet daerah, yakni atlet berkualitas yang dihasilkan melalui program pembinaan olahraga di Riau," ucap Gubri. 

Pemprov Riau, katanya, siap mendayagunakan bibit lokal yang ada di daerah sehingga dukungan pendanaan juga telah disiapkan melalui APBD setempat. Bahkan pendanaan juga akan difasilitasinya untuk melibatkan perusahaan maupun pengusaha sebagai bapak angkat di masing-masing cabang olahraga (cabor).

Tujuan dari mencondongkan atlet lokal adalah untuk mendidik atlet-atlet potensial daerah guna dicetak menjadi duta olahraga, sehingga ke depan mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan tingkat nasional, kemudian mengangkat nama Indonesia di laga internasional.

Selama ini, kata dia lagi, Pemprov Riau terus mendukung kemajuan olaharga, yakni selain dukungan APBD yang diberikan tiap tahunnya, dan terus melakukan pembibitan dan pembinaan olahraga berprestasi. 

Karennya, sebelum bertolak ke Jabar, Gubri berpesan kepada  rombongan atlet Riau untuk menjaga nama baik Provinsi Riau. "Selama rombongan di sana jaga selalu marwah melayu yang santun, elok dimanapun berada khususnya saat dipertandingan," ucapnya. 
 
Tak lupa Gubri meminta atlet selalu menjunjung sportifitas saat di luar maupun dalam pertandingan. "Karena PON merupakan arena untuk meningkatkan prestasi nasional maupun ditingkat internasional," katanyanya.
 
‎Selanjutnya, katapolitisi partai Golkar ini, para atlet harus menunjukkan semangat dan pengabdiannya selama di pertandingan karena masyarakat Riau telah mengamanahkan kepada para atlet untuk mengukir prestasi. Gubri juga mengingatkan seluruh komponen yang berangkat ke Jabar agar menunjukkan tim work antara pelatih, atlet dan official. (adv/hms/rby)

BERITA LAINNYA
Pulau Jemur, Woww…. Indahnya…!
Senin, 13 Februari 2017 | 12:22
Menpar Tetapkan Bono Sebagai Destinasi Kelas Dunia
Jumat, 03 Februari 2017 | 11:23
Gubri: Riau Harus Bebas Asap
Senin, 23 Januari 2017 | 17:41
Peran Media Sukseskan Riau Menyapa Dunia
Kamis, 22 Desember 2016 | 11:59
Program 'Jemput Bola' Permudah Masyarakat Rohil
Minggu, 20 November 2016 | 14:43
BERIKAN KOMENTAR
Top